Zafdy
Informasi Lomba,Beasiswa,soal-soal olimpiade,software dan Ebook Gratis
Informasi Lomba,Beasiswa,soal-soal olimpiade,software dan Ebook Gratis
Aug 12th
Deadline: 31 September 2010
Ketentuan Lomba Fotografi:
CP :
Ferin (081324252750)
Resti (085697521443)
Aug 4th
Deadline: 28 Oktober 2010
I. Peserta
II. Pendaftaran
Aug 4th
Deadline: 20 September 2010
Kementerian Kehutanan, c.q Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) menyelenggarakan Lomba Foto Konservasi 2010, yang dilaksanakan Juli-September 2010. Lomba yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Biodiversity Year 2010 ini, bertujuan untuk mempromosikan Taman Nasional (TN) di seluruh Indonesia.
Lomba foto mengambil tema “Keindahan Taman Nasional”.
Obyek foto menggambarkan panorama alam dan segala aktivitas di Taman Nasional.
Persyaratannya yaitu (1) Terbuka untuk umum, (2) Peserta lomba tidak dipungut biaya, (3) Pemotretan dilakukan di kawasan TN di seluruh Indonesia, (4) Karya harus orisinil dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun, (5) Pemotretan dapat dilakukan dengan menggunakan media film maupun digital, tanpa melakukan rekayasa pasca pemotretan, (6) Foto cetak dikirim tanpa alas karton maupun bingkai, dengan ukuran sisi terpanjang 25 – 30 cm, (7) Untuk kepentingan pemeriksaan keabsahan keaslian film, pemenang yang menggunakan media film diwajibkan menyerahkan film negatif asli (bukan reproduksi) sebelum penyerahan hasil pemenang. Sedangkan pengguna media digital, diwajibkan menyerahkan hasil karyanya dalam bentuk CD (minimal image size 3 mega pixel), (8) pengiriman foto disertai informasi : identitas peserta (nama lengkap, alamat, nomor telp dan email), judul foto, lokasi dan tanggal pemotretan, keterangan foto (± 30 kata), (9) setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 3 buah foto, (10) Foto yang dapat diikutsertakan adalah hasil pemotertan tahun 2000-2010. More >
Aug 4th
Siswa-siswa Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Lima siswa Indonesia meraih 4 medali emas dan 1 perak dalam Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke 41 yang diadakan di Zagreb Croatia.
Kelima anak yang dikomandani oleh Hendra Kwee Ph.D ini adalah:
• Christian George Emor SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sulawesi Utara – Medali Emas
• David Giovanni SMAK Penabur Gading Serpong, Banten – Medali Emas
• Kevin Soedyatmiko SMAN 12 Jakarta – Medali Emas
• Muhammad Sohibul Maromi SMAN 1 Pamekasan Madura – Medali Emas
• Ahmad Ataka Awwalur Rizqi SMAN 1 Yogyakarta – Medali Perak
Hasil ini menunjukan suatu peningkatan yang luar bisa kalau dibandingkan dengan hasil yang diperoleh di Olimpiade Fisika Internasional ke-40 di Merida, Mexico, yang saat itu kita hanya meraih 1 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Dari aspek jumlah peserta, Olimpiade tahun ini diikuti oleh lebih banyak negara.Tahun lalu hanya 70 negara yang mengirim tim, sedangkan tahun ini terdapat 82 negara dengan jumlah peserta sekitar 376 siswa yang berpartisipasi.
sumber: yohanes surya.com
Aug 4th
Mahasiwa UGM Albert Gunawan berhasil menyabet First Prize (Hadiah Pertama) pada 17th International Mathematics Competition (IMC) 24-30 Juli 2010 di American University in Bulgaria, Blagoevgrad, Bulgaria.
Pada kompetisi matematika yang diikuti oleh 392 mahasiswa dari 40 negara ini, Indonesia mengirim tujuh orang mahasiswa terdiri dari Albert Gunawan, Made Tantrawan (UGM), Lois Mutiara (UI), Ahmad Agung Ahkam, Yosafat Eka P. Pangalela (ITB), Harun Immanuel (Unair), dan Satria Stanza Pramayoga (ITS).
Ketujuh mahasiswa tersebut didampingi oleh Dr. Siti Fatimah (UPI Bandung), Dr. Hanni Garminia (ITB) serta Kepala Seksi Prestasi Akademik Mahasiswa Ditjen Dikti Kemdiknas RI Iskandar.
Selain Albert, tim Indonesia juga berhasil merebut satu Second Prize (Made Tantrawan), tiga Third Prize (Lois Mutiara, Satria Stanza, Harun Immanuel), dan dua Certificate (Yosafat Pangalela dan Ahmad Agung). Sedangkan gelar Grand First Prize dimenangkan mahasiswa dari Polandia.
“Dengan demikian, ketujuh mahasiswa Indonesia tersebut tidak seorang pun yang kembali dengan tangan hampa,” ujar Sekretaris III Sosbud Protkon Aditya Timoranto kepada detikcom siang ini, Sabtu (31/7/2010) waktu setempat.
Sebelumnya di tempat sama (2008), Tim IMC Indonesia juga meraih sebuah Third Prize (juga atas nama Albert Gunawan), dua Honorable Mention dan satu Certificate.
Koordinator IMC, Prof. John E. Jayne dari University College London dalam pidato penutupan menyampaikan penghargaan kepada negara- negara partisipan IMC selama ini, termasuk Indonesia yang disebut secara khusus.
Aug 4th
Tim Olimpiade Kimia Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu di ajang Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-42 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang pada 15-27 Juli 2010.
Perolehan ini merupakan rekor terbaik selama Indonesia mengikuti ajang IChO selama 14 tahun. Sementara itu, tuan rumah Jepang memperoleh 2 emas dan 2 perak dan China menjadi pemenang absolut dengan menyabet 4 medali emas.
Olimpiade tersebut diselenggarakan di dua universitas, yaitu Universitas Waseda untuk sesi laboratorium dan Tokyo University untuk teori, serta diikuti 276 peserta dari 68 negara dengan 138 mentor dan 40 observer.